Langsung ke konten utama

NGOYOD JOURNEY: Minggu 3 Oktober 2021




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hallo Dulur,

Kali ini aku akan sharing kepada kalian tetang aktivitasku di weekend pertama di bulan oktober 2021.

Me-ngoyod adalah pilihan untuk mengisi akhir pekan setelah capek menganggur.

Sudah pasti aku gabut karena seminggu cuma haha-hihi di kontrakan.

Sebenarnya ngoyod ini sudah aku agenda sama temenku.

Kita berdua sudah berencana untuk ngoyod bersama.

Aku ngoyod bareng shohib waktu sekolah yang kebetulan merantaunya sama di Tangerang.

Acara ngoyod ini juga bisa dibilang reuni kecil-kecilan. (cuma 2 makhluk aja)

Kita start ngoyod sekitar jam 9 pagi langsung meluncur ke Pasar Kemis yaitu tepat di Pool Cingluh.

Di Cingluh banyak bus class premium yang memanjakan mata. Mulai dari PO Sudiro Tungga Jaya, PO Gunung Harta, PO Sumber Alam, PO Bejue hingga PO Pandawa 87.

Yang jelas mantep poll!

Setelah puas di Pasar Kemis kita lanjut ke Poris.

Yups, Terminal Poris Palward yang dijuluki terminat sejuta umat.

Disinilah pecinta bus bisa melihat bus dari kelas ekonomi sampai suites class.  Mulai trans Jawa hingga lintas Sumatera ada disini.

Warna-warni livery bus tentu menghiasi terminal yang terletak di Benteng Betawi.

Sesi foto pun tak ketinggalan. Hehe.

Berikut adalah beberapa foto yang kita ambil dari Pasar Kemis hingga Poris.




(Busnya lagi Mandi) @ Cingluh

Bagasi Callan (STJ) @ Cingluh

Harta Tahta Gunung Harta @ Cingluh

Shantika & Gunung Harta @ Poris

Sumber Alam @ Cingluh







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerja Bukan Karena Betah Tapi Butuh

Bekerja sudah menjadi kebutuhan bagi kita untuk menyambung hidup. Disisi lain juga ingin merubah nasib agar lebih baik ke depannya. Namun tak jarang tempat kerja yang saat ini buat bekerja memiliki pola lingkungan yang kurang sehat. Sehingga timbul masalah dalam diri untuk memutuskan resign dari tempat kerja. Yah lingkungan yang toxic tentu memengaruhi semangat dalam bekerja. Hal itu juga membuat rasa tidak betah muncul. Namun apa boleh buat saat ini benar-benar butuh dan belum ada ganti kerjaan lain. Bekerja dibawah kendali manusia itu sangat melelahkan. Tidak hanya capek fisik namun juga capek hati dan batin. Entah sampai kapan harus menahan semuanya. Harapan ke depan adalah semoga mendapat pekerjaan yang lebih membuat bersemangat.

Timnas U23 vs Tira Persikabo: Penawar Rindu Pecinta Sepakbola Tanah Air

Assalamu'alaikum dulurku. Yuhuuu, hari ini adalah hari yang ditunggu oleh pecinta sepakbola Indonesia. Yah, setelah sekian lama sepakbola kita vacum karena Covid-19, akhirnya kita dapat melihat kembali tayangan sepakbola nasional. Pertandingan uji coba untuk persiapan Sea Games mendatang antara timnas terselenggara pada hari ini pukul 19:30 WIB. Sempat tertunda sebelumnya karena masalah ijin yang mepet PSSI ke POLRI namun pertandingan ini bisa terselenggara. Tentu pertandingan timas U23 melawan Tira Persikabo menjadi obat penawar rindu bagi seluruh pecinta sepakbola Indonesia. Bukan sekedar pertandingan uji coba biasa karena hal ini diharapkan menjadi titik terang bagi persepakbolaan Indonesia yang telah libur lama. Rencananya juga akan dijadwal Piala Menpora yang akan diikuti peserta liga Indonesia 2021. Semoga kedepannya liga 1 dapat segera digelar untuk sepakbola Indonesia maju. Wassalamu'alaikum.

Terima Kasih Coach Shin Tae-Yong

Coach Shin Tae-Yong - Datang ke Indonesia untuk menangani timnas Indonesia yang sedang dalam proses bangkit kembali. Tak tanggung pelatih asal Korea Selatan itu langsung ditunjuk untuk melatih hampir semua kelompok timnas Indonesia. Perjalanan yang sangat panjang mulai dari memperbaiki pola latihan yang ada. Menerapkan kedisiplinan dan latihan fisik yang berat. Coach Shin juga memutus generasi timnas sehingga timnas menjadi tim yang sangat muda. Perlahan namun pasti permainan timnas Indonesia mulai membaik dengan fisik yang kuat. Timnas dalam menghadapi musuh yang lebih kuat sangat percaya diri dalam memegang bola. Puncaknya penampilan timnas di Piala Asia Qatar, tim garuda berhasil lolos dari fase grup dan melaju ke 16 besar untuk pertama kalinya. Dengan hasil itu poin ranking FIFA timnas Indonesia juga ikut naik. Terhitung saat ini timnas berada di peringkat 134 naik pesat setelah Piala Asia Qatar. Dan setelah sukses membawa timnas senior mengukir sejarah di Piala Asia s...